Lika tidak pernah terlalu memikirkan bayangannya. Terkadang terlihat panjang, terkadang pendek... tapi baginya, itu hanyalah sebuah bayangan biasa.
Sampai suatu hari, bayangan itu mulai bertingkah aneh. Saat Lika melambaikan tangan, si Bayangan justru mengangkat kaki. Saat Lika duduk, si Bayangan malah berdiri tegak. Lika mencoba bersembunyi di ruangan gelap, namun semakin ia bersembunyi, si Bayangan justru semakin membesar, hingga akhirnya ia mengangkat Lika dan membawanya ke sebuah negeri bayangan yang asing—tepat di jantung sebuah sirkus bayangan yang mengerikan. Di sana, Lika harus belajar mendengarkan bayangannya sendiri jika ingin menemukan jalan pulang.